10 TERAKHIR RAMADHAN DAN LAILATUL QADAR
25 Agu 2010 2 Komentar
in Belajar Yuk..., Hadits-hadits Shahih, Puasa Ramadhan
10 HARI TERAKHIR RAMADHAN
DAN
LAILATUL QADAR
(Mengenal dan Meraih Keutamaannya)
http://facebook.com/
Oleh:
Ustadz Abu Ahmad Kadiri
Ustadz Abu ‘Amr Ahmad
Segala puji hanya bagi Allah, yang telah menyampaikan kita dipenghujung 10 hari kedua bulan Ramadhan. Sebentar lagi kita akan memasuki 10 ketiga atau terakhir bulan Ramadhan. Hari-hari yang memiliki kelebihan dibanding lainnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada 10 terakhir Ramadhan ini meningkat amaliah ibadah beliau yang tidak beliau lakukan pada hari-hari lainnya.
Ummul Mu`minin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengisahkan tentang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada 10 terakhir Ramadhan :
كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا دخل العشر – أي العشر الأخير من رمضان – شد مئزره، وأحيا ليله، وأيقظ أهله ( متفق عليه
“Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila memasuki 10 terakhir Ramadhan, beliau mengencangkan tali sarungnya (yakni meningkat amaliah ibadah beliau), menghidupkan malam-malamnya, dan membangunkan istri-istrinya.” (Muttafaqun ‘alaihi)
HAL-HAL SEPUTAR I’TIKAF
25 Agu 2010 2 Komentar
in Belajar Yuk..., Hadits-hadits Shahih, Puasa Ramadhan
SEPUTAR I’TIKAF
Mengenal dan Mengamalkannya sesuai Sunnah Rasulullah
صلى الله عليه وسلم
Masjid Fatahillah, Depok
Oleh:
Ustadz Abu Ahmad Kadiri
Ustadz Abu ‘Amr Ahmad
Merupakan sebuah sunnah yang telah banyak ditinggalkan oleh kaum muslimin ketika bulan Ramadhan adalah I’tikaf. Setiap kaum muslimin tentu berharap agar Ramadhan yang dia laksanakan bernilai di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, terutama ketika 10 terakhir Ramadhan yang di dalamnya terdapat Lailatul Qadr malam yang di dalamnya dilipatgandakan amalan seorang hamba lebih baik daripada 1000 bulan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam semasa hidupnya telah memberikan contoh kepada umatnya untuk meningkatkan amaliah ibadah ketika memasuki 10 Terakhir Ramadhan tersebut, dan berusaha untuk mencari malam Lailatul Qadr dengan mengerahkan upaya maksimal, sebagaimana hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha :
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ
“Dahulu Rasulullah ketika memasuki 10 Terakhir dari bulan Ramadhan, beliau mengencangkan tali sarungnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya” (HR Al Bukhari no.1884)
Di antara yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada 10 Terakhir Ramadhan adalah I’tikaf di masjid.
HADITS-HADITS TENTANG KEUTAMAAN MEMBACA AL-QUR`AN
18 Agu 2010 11 Komentar
in Belajar Yuk..., Hadits-hadits Shahih, Puasa Ramadhan
HADITS-HADITS TENTANG KEUTAMAAN MEMBACA AL-QUR`AN
www.missionislam.com
Oleh: admin assalafy.org
Bulan Ramadhan merupakan bulan Al-Qur`an. Pada bulan inilah Al-Qur`an diturunkan oleh Allah subhanahu wata’ala, sebagaimana dalam firman-Nya :
)شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ (البقرة: ١٨٥
“bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil).” [Al-Baqarah : 185]
Di antara amal ibadah yang sangat ditekankan untuk diperbanyak pada bulan Ramadhan adalah membaca (tilawah) Al-Qur`anul Karim. Banyak sekali hadits-hadits Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam yang menyebutkan tentang keutamaan membaca Al-Qur`an. Di antaranya :
Hadits-hadits Palsu dan Lemah yang Sering Disebut di Bulan Ramadhan
17 Agu 2010 3 Komentar
in Belajar Yuk..., Hadits-hadits Palsu dan Lemah, Puasa Ramadhan
Hadits-hadits Palsu yg Sering Dipakai Dibulan Ramadhan
Pic milik http://fadhlyoke.wordpress.com/
Oleh Admin http://assalafy.org/mahad/
Sesungguhnya segala pujian hanya bagi Allah, kami menyanjung-Nya, memohon pertolongan kepada-Nya, memohon ampunan kepada-Nya, dan kami juga berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami dan dari kejelekan amalan-amalan kami. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka sungguh dia termasuk orang yang mendapatkan hidayah, dan barangsiapa yang disesatkan oleh Allah, maka tidak ada seorang pun yang bisa memberikan petunjuk kepadanya.
Dan aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak untuk diibadahi dengan benar kecuali Allah satu-satunya, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya.
Adapun setelah itu, bahwasanya sebaik-baik perkataan adalah Kalamullah, dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa’ala alihi wasallam, dan bahwasanya sejelek-jelek perkara adalah segala sesuatu yang diadakan-adakan, dan segala sesuatu yang diada-adakan dalam agama ini adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah sesat.
DAURAH RAMADHAN
16 Agu 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in Belajar Yuk..., Daurah Ramadhan, Puasa Ramadhan, Ushuluts Tsalatsah
DAURAH RAMADHAN
Donlot Audio: Bedah Buku “PANDUAN PUASA RAMADHAN”
02 Agu 2010 2 Komentar
in Audio, Belajar Yuk..., DownLoad, Puasa Ramadhan
Donlot Audio: Bedah Buku “PANDUAN PUASA RAMADHAN”
Nara Sumber : Al Ustadz Abu Muhammad Dzulqarnain Bin Muhammad Sanusi
Kajian ini direkam oleh al-akh Ridwan Abu Nadiyah – dalam format wav-, Jazakallaahu Khair. (Semoga amal ibadah beliau mendapat balasan setimpal dari-NYA Allaahuma amien….)
Adab-Adab Berpuasa
27 Jul 2010 2 Komentar
in Belajar Yuk..., Puasa Ramadhan
Adab-Adab Berpuasa
Penulis: Al-Ustadz Abu Abdirrahman Al-Bugisi
Kajian Khusus Ramadhan, 12 – September – 2005
A. Makan Sahur
Orang yang berpuasa sangat dianjurkan untuk makan sahur. Hal ini berdasarkan hadits dari ‘Amru bin Al-‘Ash رضي الله عنه bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحُوْرِ
“Perbedaan antara puasa kami dengan puasa ahli kitab adalah makan sahur.” (HR. Muslim)
Dari Salman رضي الله عنه , Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
الْبَرَكَةُ فِيْ ثَلاَثَةٍ: الْجَمَاعَةِ وَالثَّرِيْدِ وَالسَّحُوْرِ
“Berkah ada pada 3 hal: berjamaah, tsarid (roti remas yang direndam dalam kuah), dan makan sahur.” (HR. Ath-Thabrani, 6/251, dengan sanad yang hasan dengan penguatnya, lihat Shifat Shaum An-Nabi oleh Ali Al-Halabi, hal. 44)
Disukai untuk mengakhirkan makan sahur berdasarkan hadits Anas رضي الله عنه dari Zaid bin Tsabit رضي الله عنه, ia berkata:
Kami makan sahur bersama Rasulullah صلى الله عليه وسلم kemudian beliau bangkit menuju shalat. Aku (Anas) bertanya: “Berapa jarak antara adzan 1)] dan sahur?” Beliau menjawab: “Kadarnya (seperti orang membaca) 50 ayat.” (Muttafaqun ‘alaih)
Hukum Ringkas Puasa Ramadhan
26 Jul 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in Belajar Yuk..., Puasa Ramadhan
Hukum Ringkas Puasa Ramadhan
Penulis : Al-Ustadz Abu Abdirrahman Al-Bugisi
Selasa, 12 September 2005
Menyambut Ramadhan, banyak acara digelar kaum muslimin. Di antara acara tersebut ada yang telah menjadi tradisi yang “wajib” dilakukan meski syariat tidak pernah memerintahkan untuk membuat berbagai acara tertentu menyambut datangnya bulan mulia tersebut.
Puasa Ramadhan merupakan salah satu dari kewajiban puasa yang ditetapkan syariat yang ditujukan dalam rangka taqarrub (mendekatkan diri) kepada الله تعالى.
Hukum puasa sendiri terbagi menjadi dua, yaitu puasa wajib dan puasa sunnah. Adapun puasa wajib terbagi menjadi 3: puasa Ramadhan, puasa kaffarah (puasa tebusan), dan puasa nadzar.






















Silakan Komen