DOWNLOAD AUDIO DAURAH MEI
14 Mei 2012 4 Komentar
in Audio, Belajar Yuk..., Daurah Mei, DownLoad, Hadits-hadits Shahih, Ibrah, Kajian, Manhaj, Matan, Sanad, Takhrij Hadits Tag:Fatahillah, I'thisham, Ust. Asykari
.
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيــــــــــــــــــمِ
.
الحمـــــــــــــــــد لله رب العالمـــــــــــــــــين
.
DOWNLOAD AUDIO
.
DAURAH MEI
.
Bersama :
Al Ustadz Abu Karimah Askari Al Bugisy -hafidzahullaah-
.
Download Audio Arba’in An Nawawiyah
22 Apr 2012 Tinggalkan sebuah Komentar
in Arba'in An-Nawawiyah, Audio, Belajar Yuk..., DownLoad, Hadits-hadits Shahih Tag:Ma'had An Nur Al Atsary, Ust. Sofyan Chalid Ruray
.
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيــــــــــــــــــمِ
.
الحمد لله رب العالمين
.
Download Audio
.
Arba’in An-Nawawiyah
.
Karya :
Al Imam An Nawawi -rahimahullaah-
Bersama :
Al Ustadz Abu Abdillah Sofyan Chalid Ruray
-hafidzahullaah-
Sekelumit tentang Imam :
Nasab Imam an-Nawawi
Beliau adalah al-Imam al-Hafizh Syaikhul Islam Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf bin Mury bin Hasan bin Husain bin Muhammad bin Jum’ah bin Hizam an-Nawawi ad-Dimasyqi asy-Syafi’i
Kata ‘an-Nawawi’ dinisbatkan kepada sebuah perkampungan yang bernama‘Nawa’, salah satu perkampungan di Hauran, Syiria, tempat kelahiran beliau. Beliau salah seorang syaikh di dalam madzhab Syafi’i dan ahli fiqih terkenal pada zamannya.
Imam Nawawi pindah ke Damaskus pada tahun 649 H dan tinggal di distrik Rawahibiyah. Di tempat ini beliau belajar dan sanggup menghafal kitab at-Tanbih hanya dalam waktu empat setengah bulan. Kemudian beliau menghafal kitab al-Muhadzdzabb pada bulan-bulan yang tersisa dari tahun tersebut, dibawah bimbingan Syaikh Kamal Ibnu Ahmad.
Semasa hidupnya beliau selalu menyibukkan diri dengan menuntut ilmu, menulis kitab, menyebarkan ilmu, ibadah, wirid, puasa, dzikir, sabar atas terpaan badai kehidupan. Pakaian beliau adalah kain kasar, sementara serban beliau berwarna hitam dan berukuran kecil.
Produktif dalam menulis
Di antara karya-karya tulisnya tersebut adalah:
Syarh Shahih Muslim, Al Majmu Syarh Al Muhadzdzab, Riyadhush Shalihin, Al Adzkar, Tahdzib Al Asma wa Al Lughat Al Arba’in An Nawawiyyah dll.
(Sumber Wikipedia, dengan beberapa perubahan)
Tafadhal unduh disini :
Kaidah Penerapan Sunnah : Pastikan Ke-Shahih-annya
07 Des 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in Belajar Yuk..., Hadits-hadits Shahih, Kaidah, Manhaj, Sunnah Nabi Tag:Salafy.or.id, Ust. Muhammad Umar
Kaidah Penerapan Sunnah :
Pastikan Ke-Shahih-annya
Penulis: Al Ustadz Muhammad Umar as Sewwed
Manhaj, 18 Agustus 2004, 03:44:43
Oleh karena itu kaidah pertama yang harus kita perhatikan dalam penerapan sunnah adalah memastikan kesahihan hadits dan memastikan kebenaran istinbath (pengambilan, red) hukumnya. Yang pertama diistilahkan dengan riwayah, dan yang kedua diistilahkan dengan dirayah.
10 TERAKHIR RAMADHAN DAN LAILATUL QADAR
25 Agu 2010 2 Komentar
in Belajar Yuk..., Hadits-hadits Shahih, Puasa Ramadhan
10 HARI TERAKHIR RAMADHAN
DAN
LAILATUL QADAR
(Mengenal dan Meraih Keutamaannya)
http://facebook.com/
Oleh:
Ustadz Abu Ahmad Kadiri
Ustadz Abu ‘Amr Ahmad
Segala puji hanya bagi Allah, yang telah menyampaikan kita dipenghujung 10 hari kedua bulan Ramadhan. Sebentar lagi kita akan memasuki 10 ketiga atau terakhir bulan Ramadhan. Hari-hari yang memiliki kelebihan dibanding lainnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada 10 terakhir Ramadhan ini meningkat amaliah ibadah beliau yang tidak beliau lakukan pada hari-hari lainnya.
Ummul Mu`minin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengisahkan tentang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada 10 terakhir Ramadhan :
كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا دخل العشر – أي العشر الأخير من رمضان – شد مئزره، وأحيا ليله، وأيقظ أهله ( متفق عليه
“Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila memasuki 10 terakhir Ramadhan, beliau mengencangkan tali sarungnya (yakni meningkat amaliah ibadah beliau), menghidupkan malam-malamnya, dan membangunkan istri-istrinya.” (Muttafaqun ‘alaihi)
HAL-HAL SEPUTAR I’TIKAF
25 Agu 2010 2 Komentar
in Belajar Yuk..., Hadits-hadits Shahih, Puasa Ramadhan
SEPUTAR I’TIKAF
Mengenal dan Mengamalkannya sesuai Sunnah Rasulullah
صلى الله عليه وسلم
Masjid Fatahillah, Depok
Oleh:
Ustadz Abu Ahmad Kadiri
Ustadz Abu ‘Amr Ahmad
Merupakan sebuah sunnah yang telah banyak ditinggalkan oleh kaum muslimin ketika bulan Ramadhan adalah I’tikaf. Setiap kaum muslimin tentu berharap agar Ramadhan yang dia laksanakan bernilai di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, terutama ketika 10 terakhir Ramadhan yang di dalamnya terdapat Lailatul Qadr malam yang di dalamnya dilipatgandakan amalan seorang hamba lebih baik daripada 1000 bulan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam semasa hidupnya telah memberikan contoh kepada umatnya untuk meningkatkan amaliah ibadah ketika memasuki 10 Terakhir Ramadhan tersebut, dan berusaha untuk mencari malam Lailatul Qadr dengan mengerahkan upaya maksimal, sebagaimana hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha :
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ
“Dahulu Rasulullah ketika memasuki 10 Terakhir dari bulan Ramadhan, beliau mengencangkan tali sarungnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya” (HR Al Bukhari no.1884)
Di antara yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada 10 Terakhir Ramadhan adalah I’tikaf di masjid.
Menolak Hadits berarti Menolak al-Qur’an
20 Agu 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in Al-Qur'an, Belajar Yuk..., Hadits-hadits Shahih
Menolak Hadits berarti Menolak al-Qur’an
Oleh : Al Ustadz Muhammad Umar As Sewed
Munculnya aliran sesat ingkarus sunnah adalah sebuah fenomena yang sangat mengherankan. Seorang yang berakal sehat pasti akan memahami bahwa al-Qur’an dan sunah tidak mungkin dapat dipisahkan. Betapa tidak, Allah سبحانه وتعالى menyebutkan berkali-kali dalam al-Qur’an untuk mengikuti dan mentaati Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Maka orang yang mentaati al-Qur’an pasti akan mentaati Rasulullah صلى الله عليه وسلم.
Kita lihat beberapa ayat dalam al-Qur’an yang menyatakan hal tersebut, di antaranya:
1. Diutusnya Rasul untuk ditaati
وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ رَسُولٍ إِلاَّ لِيُطَاعَ بِإِذْنِ اللَّهِ وَلَوْ أَنَّهُمْ إِذْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ جَاءُوكَ فَاسْتَغْفَرُوا اللَّهَ وَاسْتَغْفَرَ لَهُمُ الرَّسُولُ لَوَجَدُوا اللَّهَ تَوَّابًا رَحِيمًا (النساء: 64
Dan kami tidak mengutus seseorang rasul, melainkan untuk ditaati dengan se-izin Allah. Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (an-Nisaa’: 64)
HADITS-HADITS TENTANG KEUTAMAAN MEMBACA AL-QUR`AN
18 Agu 2010 11 Komentar
in Belajar Yuk..., Hadits-hadits Shahih, Puasa Ramadhan
HADITS-HADITS TENTANG KEUTAMAAN MEMBACA AL-QUR`AN
www.missionislam.com
Oleh: admin assalafy.org
Bulan Ramadhan merupakan bulan Al-Qur`an. Pada bulan inilah Al-Qur`an diturunkan oleh Allah subhanahu wata’ala, sebagaimana dalam firman-Nya :
)شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ (البقرة: ١٨٥
“bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil).” [Al-Baqarah : 185]
Di antara amal ibadah yang sangat ditekankan untuk diperbanyak pada bulan Ramadhan adalah membaca (tilawah) Al-Qur`anul Karim. Banyak sekali hadits-hadits Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam yang menyebutkan tentang keutamaan membaca Al-Qur`an. Di antaranya :

















Silakan Komen