Shalatnya Wanita di Masjid
30 Apr 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in Belajar Yuk..., Kaidah, Koreksi Shalat Kita

Shalatnya Wanita di Masjid
Penulis: Al-Ustadzah Ummu Ishaq
Hadirnya Wanita Dalam Shalat Berjamaah di Masjid
Sejak zaman Nubuwwah, kehadiran wanita dalam shalat berjamaah di masjid bukanlah sesuatu yang asing. Dalam artian, diantara shahabiyah ada yang ikut menghadiri shalat berjamaah di belakang para shahabat walaupun itu tidak wajib bagi mereka. (Lihat kembali Salafy edisi IX/Rabiul Akhir 1417/1996 rubrik Ahkam yang membahas tentang hukum shalat berjamaah bagi wanita dan lihat pula edisi XVI/Dzulhijjah 1417/1997 rubrik Kajian Kali Ini).
Kepahlawanan Shahabat Pada PERANG YARMUK
29 Apr 2010 3 Komentar
in Belajar Yuk..., Ibrah, Kaidah, Kepahlawanan, Kisah
Kepahlawanan Para Shahabat Pada
PERANG YARMUK
Buletin Islam AL ILMU Edisi: 19/V/VIII/1431 http://www.buletin-alilmu.com/?p=229
Sejarah kejayaan Islam tak lepas dari amalan jihad yang diperani oleh para pendahulu umat ini. Jihad memiliki kedudukan mulia di dalam Islam. Tentunya, diatas ketentuan yang telah digariskan Allah dan Rasul-Nya . Bukan aksi teror yang muncul dari semangat tanpa ilmu. Tulisan berikut ini adalah memaparkan gambaran jihad fii sabilillaah di masa Khalifah Abu Bakr Ash-Shiddiq .
Seusai memulihkan kondisi jazirah ’Arab, dengan memerangi kaum murtad dan orang-orang yang menolak membayar zakat, Abu Bakr berusaha keras memobilisasi pasukan Islam dalam upaya menaklukkan negeri Syam yang termasuk daerah teritorial kerajaan Romawi.
TAWASSUL
29 Apr 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in Aqidah Ahlussunnah, Belajar Yuk..., Pendidikan Anak, Seri Tauhid dan Syirik, Tawassul Tag:Ahlussunnah-jakarta.com, Tawassul, Ust. Muhammad Umar
TAWASSUL :
Difinisi dan Hal-hal yang Di-Syari’at-kan Padanya
Penulis: al ustadz Muhammad Umar Assewed
Setelah kita mengetahui bahaya kesyirikan yang sangat besar di dunia dan akhirat, kita perlu mengetahui secara rinci bentuk-bentuk kesyirikan yang banyak terjadi di tengah-tengah masyarakat kita. Di antara bentuk-bentuk yang banyak terjadi pada mereka adalah berdo’a dan meminta pada kuburan-kuburan yang dianggap keramat, kepada orang-orang shalih yang telah mati atau kepada jin-jin dan malaikat-malaikat. Banyak pula di antara mereka yang bertawassul (mengambil perantara) dengan ruh atau kedudukan nabi dan bertawassul dengan kemuliaan para wali dan orang-orang shalih (yang sudah mati).
Wajibnya Shalat Berjamaah
28 Apr 2010 1 Komentar
in Belajar Yuk..., Kaidah, Koreksi Shalat Kita
Wajibnya Shalat Berjamaah
Oleh: Ustadz Hammad Abu Muawiah
Dari Abu Hurairah رضي الله عنه dia berkata, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
إِنَّ أَثْقَلَ صَلَاةٍ عَلَى الْمُنَافِقِينَ صَلَاةُ الْعِشَاءِ وَصَلَاةُ الْفَجْرِ وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا وَلَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ آمُرَ بِالصَّلَاةِ فَتُقَامَ ثُمَّ آمُرَ رَجُلًا فَيُصَلِّيَ بِالنَّاسِ ثُمَّ أَنْطَلِقَ مَعِي بِرِجَالٍ مَعَهُمْ حُزَمٌ مِنْ حَطَبٍ إِلَى قَوْمٍ لَا يَشْهَدُونَ الصَّلَاةَ فَأُحَرِّقَ عَلَيْهِمْ بُيُوتَهُمْ بِالنَّارِ
“Shalat yang dirasakan paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaannya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak. Sungguh aku berkeinginan untuk menyuruh seseorang sehingga shalat didirikan, kemudian kusuruh seseorang mengimami manusia, lalu aku bersama beberapa orang membawa kayu bakar mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat, lantas aku bakar rumah-rumah mereka.” (HR. Al-Bukhari no. 141 dan Muslim no. 651)
Terjemahan Panduan Durusul Lughah al-Arabiyah 2
27 Apr 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in Bahasa Arab, Belajar Yuk..., DownLoad, e-book
e-book: Panduan Durusul Lughah al-Arabiyah 2
Karya: Syaikh DR. V. Abdur Rahim
Judul Asli: Key to Durus al-Lughah al-Arabiyyah lighairi al-natiqina biha -part II
Alhamdulillah, setelah Panduan 1, kali ini kami dapat memersembahkan kepada pengunjung Rumah Belajarku e-book: Panduan Durusul Lughah 2. Sebagaimana Panduan 1, buku Panduan ini juga terbagi atas 3 bagian, yaitu penjelasan kaidah Bahasa yang digunakan, penjelasan setiap latihan dan daftar kosa kata baru pada setiap bab pelajaran. Dalam Panduan 2 ini juga mulai diperkenalkan dengan beberapa ungkapan Bahasa Arab dan penggunaannya, sebagaimana yang terdapat dalam bacaan pada buku aslinya.
Semoga bermanfaat!
Keutamaan Shalat Berjamaah
26 Apr 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in Belajar Yuk..., Kaidah, Koreksi Shalat Kita
Keutamaan Shalat Berjamaah
Oleh: al-Ustadz Abu Muawiah
Keutamaan Shalat Berjamaah
Abu Hurairah رضي الله عنه berkata Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
صَلَاةُ الرَّجُلِ فِي الْجَمَاعَةِ تُضَعَّفُ عَلَى صَلَاتِهِ فِي بَيْتِهِ وَفِي سُوقِهِ خَمْسًا وَعِشْرِينَ ضِعْفًا وَذَلِكَ أَنَّهُ إِذَا تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ خَرَجَ إِلَى الْمَسْجِدِ لَا يُخْرِجُهُ إِلَّا الصَّلَاةُ لَمْ يَخْطُ خَطْوَةً إِلَّا رُفِعَتْ لَهُ بِهَا دَرَجَةٌ وَحُطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةٌ فَإِذَا صَلَّى لَمْ تَزَلْ الْمَلَائِكَةُ تُصَلِّي عَلَيْهِ مَا دَامَ فِي مُصَلَّاهُ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ اللَّهُمَّ ارْحَمْهُ وَلَا يَزَالُ أَحَدُكُمْ فِي صَلَاةٍ مَا انْتَظَرَ الصَّلَاةَ
“Shalat seorang laki-laki dengan berjama’ah dibanding shalatnya di rumah atau di pasarnya lebih utama (dilipat gandakan) pahalanya dengan dua puluh lima kali lipat. Yang demikian itu karena bila dia berwudlu dengan menyempurnakan wudlunya lalu keluar dari rumahnya menuju masjid, dia tidak keluar kecuali untuk melaksanakan shalat berjama’ah, maka tidak ada satu langkahpun dari langkahnya kecuali akan ditinggikan satu derajat, dan akan dihapuskan satu kesalahannya. Apabila dia melaksanakan shalat, maka Malaikat akan turun untuk mendo’akannya selama dia masih berada di tempat shalatnya, ‘Ya Allah ampunilah dia. Ya Allah rahmatilah dia’. Dan seseorang dari kalian senantiasa dihitung dalam keadaan shalat selama dia menanti pelaksanaan shalat.” (HR. Al-Bukhari no. 131 dan Muslim no. 649)
Berjalan Dengan Tenang ke Masjid
23 Apr 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in Belajar Yuk..., Kaidah, Koreksi Shalat Kita
Berjalan Dengan Tenang ke Masjid
Oleh: Ustadz Hammad Abu Muawiah
Dari Abu Hurairah رضرضي الله عنه dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم beliau bersabda:
إِذَا سَمِعْتُمْ الْإِقَامَةَ فَامْشُوا إِلَى الصَّلَاةِ وَعَلَيْكُمْ بِالسَّكِينَةِ وَالْوَقَارِ وَلَا تُسْرِعُوا فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوا
“Jika kalian mendengar iqamat dikumandangkan, maka berjalanlah menuju shalat, dan hendaklah kalian berjalan dengan tenang dan jangan tergesa-gesa. Apa yang kalian dapatkan dari shalat maka ikutilah, dan apa yang kalian tertinggal maka sempurnakanlah.” (HR. Al-Bukhari no. 117 dan Muslim no. 602)






















Silakan Komen